Rabu, 14 Maret 2012

Pernikahan

Setiap orang yang masih lajang pasti suatu saat menginginkan pernikahan, tak terkecuali saya. Secara umur saya sudah dikatakan cukup matang untuk menjalani sebuah pernikahan, bahkan bisa dikatakan telat karena teman - teman dikantor sering mengejek saya mengenai hal itu. At first sih saya biasa saja menanggapinya bahkan amat santai, tapi kalo ejekan itu terlontar setiap hari, lama - lama kepikiran juga. Saya lalu bertanya pada diri sendiri " Jadi kapan saya dan dia menikah???", dan jawaban yang saya dapatkan hanya "Entah...".
Tak berhenti disitu, saya pun mencoba membicarakannya dengan orang yang saya harap dia menjadi pendamping petama dan terakhir dalam hidup saya. Lalu jawaban yang saya dapatkan sama sekali tidak memberikan ketenangan dalam batin saya. Bahkan membuat saya berpikir "Ah mungkin menikah hanya sebuah mimpi bagi saya".  
Di luar hal itu (pembicaraan saya dan dia) ada hal - hal lain yang juga menjadi faktor penyebab pernikahan bagi saya hanya sebuah mimpi. Adalah keluarga, bukan karena mereka tidak mendukung hubungan saya dan dia tapi karena keadaan keluarga saya bisa dibilang tak seperti keluarga pada umumnya. Terkadang muncul pertanyaan "Apa keluarga dia mau menerima saya yang berasal dari keluarga seperti ini...??" Kadang merasa tak adil dengan keadaan ini, tapi kembali saya teringat seseorang pernah berkata "You don't have to worry about your life, it has been settled down, all you need is just a little patience"
Dan saya percaya saya bisa lalui ini semua "Dreams never come true if you don't believe in yourself". Setiap orang berhak bermimpi dan mewujudkan mimpi itu. Mungkin menikah saat ini hanya menjadi mimpi bagi saya, tapi suatu saat saya percaya.....saya akan mewujudkan mimpi itu bersama dia yang saya harap bisa menjadi pendamping pertama dan terakhir dalam hidup saya dan menjadi Imam yang baik untuk keluarga kami kelak
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar