Kamis, 15 Maret 2012

Dampa a.k.a Herpes

Rabu pagi ada 2 hal yang bikin aku stress, first jerawat di pipiku yang makin besar and the 2nd is ada luka di wajah dan leherku yang entah karena apa....:(
Luka itu rasanya panas, gatal kalo orang jowo bilang "gatel kemreyek" wah g karuan deh pokoknya.
Setelah diperhatiin ternyata aku kena Herpes yang disebut juga shingles. Di kalangan awam populer atau lebih dikenal dengan sebutan “dampa” atau “cacar air”. Herpes zoster merupakan infeksi virus yang akut pada bagian dermatoma (terutama dada dan leher) dan saraf. Disebabkan oleh virus varicella zoster (virus yang juga menyebabkan penyakit varicella atau cacar/chickenpox).
Biar g nyebar kemana-mana, akhirnya aku periksain ke dokter and you know what ternyata obat yang aku harus minum tu ada 4 macem :  acyclovir 400mg 3x sehari, @2 tablet, stimuno cap (vitamin buat jaga daya tahan tubuh, karena herpes akan bertahan kalo daya tahan tubuh kita menurun), methyl prednisolone 4mg (pengurang rasa gatal), and the last is ranitidine (obat ini dikasi dokter kalo kita punya penyakit maag).
Sebenarnya ada cara yang kata orang tua jaman dulu lumayan manjur yaitu disembur sama janda yang dapet perjaka,heheh,,,it sounds funny. But i did that suggestion many years ago,,and it works. :D
Karna sekarang susye cari janda yang dapet perjaka,,,mau g mau aku harus menelan pil pahit deh #ini beneran pahit soalnya minum obat. Moga2 setelah minum obat, herpes ini bisa segera lenyap dari wajah dan leher ku, amin.

Rabu, 14 Maret 2012

Pernikahan

Setiap orang yang masih lajang pasti suatu saat menginginkan pernikahan, tak terkecuali saya. Secara umur saya sudah dikatakan cukup matang untuk menjalani sebuah pernikahan, bahkan bisa dikatakan telat karena teman - teman dikantor sering mengejek saya mengenai hal itu. At first sih saya biasa saja menanggapinya bahkan amat santai, tapi kalo ejekan itu terlontar setiap hari, lama - lama kepikiran juga. Saya lalu bertanya pada diri sendiri " Jadi kapan saya dan dia menikah???", dan jawaban yang saya dapatkan hanya "Entah...".
Tak berhenti disitu, saya pun mencoba membicarakannya dengan orang yang saya harap dia menjadi pendamping petama dan terakhir dalam hidup saya. Lalu jawaban yang saya dapatkan sama sekali tidak memberikan ketenangan dalam batin saya. Bahkan membuat saya berpikir "Ah mungkin menikah hanya sebuah mimpi bagi saya".  
Di luar hal itu (pembicaraan saya dan dia) ada hal - hal lain yang juga menjadi faktor penyebab pernikahan bagi saya hanya sebuah mimpi. Adalah keluarga, bukan karena mereka tidak mendukung hubungan saya dan dia tapi karena keadaan keluarga saya bisa dibilang tak seperti keluarga pada umumnya. Terkadang muncul pertanyaan "Apa keluarga dia mau menerima saya yang berasal dari keluarga seperti ini...??" Kadang merasa tak adil dengan keadaan ini, tapi kembali saya teringat seseorang pernah berkata "You don't have to worry about your life, it has been settled down, all you need is just a little patience"
Dan saya percaya saya bisa lalui ini semua "Dreams never come true if you don't believe in yourself". Setiap orang berhak bermimpi dan mewujudkan mimpi itu. Mungkin menikah saat ini hanya menjadi mimpi bagi saya, tapi suatu saat saya percaya.....saya akan mewujudkan mimpi itu bersama dia yang saya harap bisa menjadi pendamping pertama dan terakhir dalam hidup saya dan menjadi Imam yang baik untuk keluarga kami kelak
 

A little rain in my story

A little rain in my story saya pilih sebagai judul blog saya, kalimat itu seakan mewakili apa yang saya rasakan dan saya alami dalam kehidupan saya. Setiap orang pasti punya masalah dan bagi saya masalah itu lebih terasa as a little rain. Dari yang kecil-kecil itu maka kita akan bisa menghadapi masalah besar dengan lebih kuat dan bijaksana. :)